SULUTLIMA.COM, Tondano – PT Arafura Surya Alam (ASA) mendukung upaya pemerataan tenaga kesehatan di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) melalui pemberian beasiswa penuh kepada tiga mahasiswa kedokteran. Program tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), khususnya bagi masyarakat di wilayah lingkar tambang, Selasa (20/10/2026).
Direktur Operasional PT. ASA, Robian Mangabe, mengatakan dukungan tersebut sejalan dengan kebutuhan tenaga medis di daerah serta program pemerintah untuk meningkatkan pemerataan pelayanan kesehatan.
Menurut Robian, pihaknya telah melakukan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) bersama Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur dan Universitas Negeri Manado terkait pemberian beasiswa tersebut.
Tiga mahasiswa asal Boltim akan menerima beasiswa penuh untuk menempuh pendidikan kedokteran. Setelah menyelesaikan pendidikan, mereka diwajibkan mengabdi di Boltim selama 12 tahun.
“Kegiatan PPM yang kita lakukan pada dasarnya bertujuan untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat, khususnya di wilayah lingkar tambang,” ujar Robian.
Ia menjelaskan, keterbatasan tenaga medis menjadi salah satu persoalan yang perlu mendapat perhatian. Kondisi tersebut juga dirasakan perusahaan ketika menjalankan program pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Salah satu program yang dilakukan PT Arafura Surya Alam adalah menghadirkan dokter spesialis anak dan dokter spesialis kandungan untuk memberikan konsultasi kepada masyarakat. Pelayanan tersebut dilaksanakan dua kali dalam sebulan, masing-masing di wilayah Buyat dan Kotabunan.
Robian mengungkapkan, perusahaan harus mendatangkan dokter spesialis dari Manado karena kesulitan menemukan tenaga spesialis yang dibutuhkan di Boltim.
“Hal ini menunjukkan bahwa ketersediaan tenaga medis di Boltim masih sangat terbatas,” katanya.
Ia menegaskan, dukungan terhadap program beasiswa kedokteran dan pelayanan kesehatan merupakan bagian dari upaya perusahaan menyelaraskan kegiatan PPM dengan kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, program-program tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat Boltim, terutama yang berada di wilayah lingkar tambang dan Kotabunan.
Robian juga menilai perlunya membangun kegiatan pemberdayaan masyarakat yang lebih sistematis agar berbagai program yang telah dijalankan dapat berkelanjutan dan memberikan dampak lebih luas.
Ia menambahkan, perusahaan tetap terbuka terhadap masukan dari berbagai elemen masyarakat dan pemangku kepentingan dalam menjalankan program-programnya.
“Kami tetap mendengar, memperhatikan, dan mempertimbangkan seluruh masukan dari elemen masyarakat, baik kelompok-kelompok masyarakat maupun para pemangku kepentingan, termasuk Pak Ketua sebagai perwakilan masyarakat,” ujarnya.
Selain program kesehatan, Robian menyebut PT Arafura Surya Alam juga melakukan sejumlah kegiatan sosial secara spontan sesuai kebutuhan di lapangan. Salah satunya adalah membantu penanganan kebakaran di lokasi yang disebutnya sebagai Pulau Wan, tidak jauh dari kawasan perusahaan.
Ia berharap kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan perusahaan dapat terus dikembangkan sesuai dengan kebutuhan daerah dan masyarakat.
Acara penandatanganan yang berlangsung pada Selasa, 20 Oktober 2026, tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Boltim Oskar Manoppo. Kehadiran Bupati didampingi oleh Ketua DPRD Kabupaten Boltim, Samsudin Dama, serta Sekretaris Daerah Boltim, M. Iksan Pangalima, S.Pi., M.A.P. Turut hadir pula jajaran manajemen PT ASA serta perwakilan civitas akademika UNIMA.
(Hendro Arief)


