SULUT5.COM, Tomohon – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIB Manado terus mengembangkan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP).
Salah satunya melalui pelatihan pembuatan batik roll cake yang digelar di Lapas Perempuan Manado, Kelurahan Kolongan Satu, Kecamatan Tomohon Tengah, Senin (29/6).
Kepala Lapas (Kalapas) Perempuan Kelas IIB Manado, Patta Helena, mengatakan pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan keterampilan dan kreativitas WBP, khususnya di bidang tata boga.
“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kreativitas warga binaan pemasyarakatan (WBP) di bidang tata boga. Kami membekali mereka dengan kemampuan yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke lingkungan masyarakat,” ujar Helena.
Dalam pelatihan tersebut, Helena turun langsung menjadi instruktur. Para WBP dibimbing mulai dari pembuatan adonan, pembentukan motif batik pada permukaan kue hingga proses penggulungan.
Menurut Helena, keterampilan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan selama menjalani masa pembinaan, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai bekal setelah bebas dari Lapas.
Melalui keterampilan di bidang tata boga, WBP diharapkan mampu mengembangkan usaha secara mandiri dan membuka peluang ekonomi ketika kembali ke tengah masyarakat.
Lapas Perempuan Manado pun terus mendorong program pembinaan yang produktif sebagai bagian dari upaya meningkatkan kepercayaan diri dan kemandirian warga binaan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah masa pembinaan.
*Hendro Arief


